“Belajar Seru dari Tambak Garam hingga Membuat Es Krim!”
π SD IT Permata Kota Probolinggo – Tambak Garam Curah Sawo
π 15 September 2026
Hari ini, Selasa, 15 September 2026, anak-anak kelas 4 SD IT Permata Kota Probolinggo akan mengikuti kegiatan outing class yang seru dan pastinya penuh pengalaman baru! Kali ini, siswa-siswi kelas 4SD IT Permata akan belajar langsung tentang proses pembuatan garam di Tambak Garam Curah Sawo. Bukan sekadar jalan-jalan, tetapi para siswa akan belajar tentang perubahan energi, berbagai macam gaya, proses pembuatan garam, hingga membuat es krim menggunakan garam.
π 07.00 – SHOLAT DHUHA & MURAJAAH
Kegiatan pagi diawali pukul 07.00 WIB dengan salat Dhuha berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan murajaah Al-Qur'an hingga pukul 07.30. Sebelum belajar tentang alam, energi, dan proses pembuatan garam, anak-anak terlebih dahulu mengawali hari dengan ibadah dan menguatkan hafalan Al-Qur'an.
π 07.30 – BRIEFING DAN PERSIAPAN
Pukul 07.30 WIB, anak-anak mulai mempersiapkan kegiatan outing class. Ustadz dan ustadzah kelas 4 memberikan briefing singkat selama kurang lebih 15 menit di selasar lantai 1 SD IT Permata. Anak-anak mendengarkan dengan tertib dan bersiap menuju lokasi pembelajaran.
π 07.45 – MASUK KENDARAAN
Pukul 07.45 WIB, anak-anak mulai memasuki kendaraan sesuai kelompok masing-masing. Semangatnya sudah terlihat sejak awal! Ada yang sibuk memastikan tasnya, ada yang bercanda bersama teman, dan tentunya semuanya tidak sabar untuk segera berangkat.
π 07.50 – BERANGKAT MENUJU CURAH SAWO
Tepat pukul 07.50 WIB, rombongan kelas 4 SD IT Permata berangkat menuju Tambak Garam Curah Sawo. Perjalanan seru dimulai.
π§ 08.40 – TIBA DI TAMBAK GARAM
Setelah perjalanan, pukul 08.40 WIB rombongan siswa kelas 4 tiba di Tambak Garam Curah Sawo. Sesampainya di lokasi, anak-anak kembali berbaris dan mendengarkan briefing singkat dari ustadz dan ustadzah sebelum memasuki area tambak garam.
π 08.50 – BELAJAR PROSES PEMBUATAN GARAM
Nah, ini dia bagian yang paling menarik. Anak-anak mulai memasuki area tambak garam dan belajar secara langsung bagaimana garam dihasilkan dari air laut. Ternyata, proses pembuatan garam sangat berkaitan dengan perubahan energi. Apabila secara visual disajikan sebagi baerikut : Matahari → air laut → penguapan → kristal garam. Energi panas dari matahari membantu air laut mengalami penguapan.
Angin juga membantu proses penguapan menjadi lebih cepat. Ketika air menguap, kandungan garam yang ada di dalam air tertinggal dan akhirnya membentuk kristal-kristal garam.
πͺ BELAJAR BERBAGAI MACAM GAYA
Tidak hanya perubahan energi, anak-anak kelas 4 juga belajar tentang berbagai macam gaya. Salah satunya adalah gaya otot. Para petani garam menggunakan tenaga otot untuk mengolah tambak, memindahkan air dari satu kolam ke kolam lainnya, hingga membantu proses pemanenan garam. Anak-anak juga mengamati adanya gaya gesek dalam berbagai aktivitas yang dilakukan di area tambak.
π§ͺ BELAJAR KEKENTALAN AIR GARAM
Anak-anak juga belajar bagaimana mengetahui kandungan garam dan tingkat kekentalan air garam enggunakan sebuah alat yang disebut hydrometer garam. Jadi, belajar IPA ternyata bisa dilakukan langsung dari lingkungan sekitar kita.
π BERKELILING TAMBAK
Selanjutnya, anak-anak berkeliling melihat perjalanan air laut menuju kolam-kolam garam. Dari sinilah anak-anak bisa melihat secara langsung bahwa apa yang selama ini dipelajari di kelas ternyata benar-benar terjadi di kehidupan nyata.
π¬️ BELAJAR TENTANG ANGIN
Di tambak garam, anak-anak juga belajar tentang energi angin.
Semakin mendukung kondisi angin, proses penguapan air laut dapat berlangsung lebih cepat. Ternyata matahari, air, dan angin memiliki peran penting dalam menghasilkan garam.
π€ 10.00 – TANYA JAWAB DENGAN PETANI GARAM
Pukul 10.00 WIB, tiba saatnya sesi yang paling ditunggu-tunggu: tanya jawab bersama petani garam. Anak-anak bebas bertanya tentang hal-hal yang belum mereka pahami. Mulai dari proses pembuatan garam, pengelolaan tambak, hingga pengalaman para petani dalam menghasilkan garam.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar